Pengertian Ayan, Gejala dan Pengobatan

Pengertian ayan atau epilepsi adalah gangguan neurik dengan gejala utama berupa kejang sewaktu-waktu. Sebab utama dan paling umum terjadi pada penderita ayan dikarenakan gangguan pada sistem saraf pusat yang menyebabkan hilangnya kesadaran motorik penderita. Meskipun kejang diasosiasikan dengan gejala epilepsi tidak semua jenis penyakit dengan gejala kejang merupakan epilepsi. Kadar epilepsi pada setiap penderita berbeda-beda namun dalam kasus yang paling umum terjadi seseorang dapat dikatakan menderita epilepsi apabila mengalami setidaknya dua kali kejang dalam 24 jam.

Gejala Umum Epilepsi

Sebagaimana dari pengertian ayan gejala kejang-kejang yang dialami penderita epilepsi akan terjadi sewaktu-waktu. Hal ini dikarenakan gangguan pada otak secara impulsif. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan penderita mengalami kebingungan, mata kosong, gerakan menyentak pada kaki atau tangan serta hilangnya kesadaran. Hilangnya kesadaran dapat ditandai sebagai sementara atau sepenuhnya sehingga penderita pada umumnya harus langsung dilarikan kepada tenaga medis profesional atau rumah sakit terdekat.

Selain kejang gemetar yang terjadi secara spontan dan sewaktu-waktu serta terjadi hingga tubuh kehilangan kesadaran dapat juga disebabkan oleh epilepsi. Dengan gejala-gejala tersebut penderita harus berkonsultasi ke dokter untuk memperoleh penanganan yang tepat. Pada umumnya penderita epilepsi akan mendapatkan penanganan khusus dari dokter spesialis neurik atau saraf.

Penderita memiliki sifat atau sikap kejang yang berbeda atas respon dari epilepsi. Penting untuk segera melarikan penderita ke dokter apabila kejang lebih dari lima menit, pernapasan dan kesadaran terhenti atau tidak kembali dalam lebih dari lima menit. Kejang kedua pada umumnya ditandai dengan demam tinggi sehingga memerlukan penanganan medis profesional secepatnya. Tidak terkecuali untuk penderita yang sedang dalam kondisi hamil, terjangkit diabetes atau kelelahan karena kepanasan.

Penyebab Umum Dari Epilepsi

Pada umumnya epilepsi dipengaruhi oleh faktor genetik meskipun secara pengertian ayan atau epilepsi belum bisa diketahui secara pasti sebab dari gangguan ini. Selain genetik cedera pada kepala juga dapat menyebabkan gangguan tidak terkecuali epilepsi. Bagi penderita dengan riwayat kecelakaan pada umumnya memiliki potensi gangguan epilepsi sehingga memerlukan penangan medis yang tepat. Selain permasalahan diatas faktor penyakit menular seperti meningitis, HIV atau AIDS dan ensefalitis virus dapat menyebabkan ayan pada penderitanya serta banyak faktor penyebab lainnya.

Pengobatan Gangguan Ayan

Dari pengertian ayan yang sudah dijelaskan gangguan ini harus segera ditangani oleh tenaga dokter di bidangnya agar memperoleh penangan yang tepat. Akan dilakukan tahapan tes dan pengobatan untuk menangani penyakit ini. Dimulai dari tahap observasi gejala dan sejarah medis. Kemudian dokter akan menjalankan serangkaian tes neurologis, tes darah, Electroencephalogram atau EEC, CT scan, MRI, fMRI, PET, SPECT.

Terdapat banyak jenis obat epilepsi untuk mengontrol kejang dan pengobatan terapi lainnya. Namun tidak semua jenis ayan akan membutuhkan terapi dan dikembalikan lagi kepada hasil tes dari tenaga medis profesional dan dokter. Obat yang digunakan untuk penderita epilepsi akan bergantung pada tingkat toleransi pasien terhadap efek samping, riwayat penyakit, serta metode penyampaian obat.

Pada umumnya obat-obatan untuk terapi epilepsi akan memberikan efek samping seperti rasa kantuk, kurang tenaga, sakit kepala, tremor untuk dosis tertentu, kerontokan rambut, pembengkakan gusi, ruam. Untuk efek psikologisnya pada jenis obat tertentu dengan dosis tertentu dapat memberikan efek gelisah. Bagi penderita dengan pengobatan yang memberikan efek berlebihan dan menimbulkan rasa tidak nyaman lebih baik untuk segera dikonsultasikan kepada dokter.

eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *